PANGKEP — Dentuman musik dan langkah para personel Marching Band Gema Swara Pangkep Hebat (GSPH) SMP Negeri 1 Pangkajene menggema di Alun-Alun Citra Mas Pangkep. Tampil di hadapan para peserta MTQ Korpri Nasional VIII yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, para siswa menunjukkan penampilan terbaik mereka pada acara penutupan, Sabtu, 29 Agustus 2026.

“Kami sangat senang. Ini adalah momen emas untuk anak-anak. Golden moment, bahwa di antara ribuan anak-anak di Pangkep, mereka punya peluang untuk tampil di acara nasional. Itu sebuah kebanggaan,” kata Kepala SMP Negeri 1 Pangkajene.

“Kalau saya sendiri, ini adalah kewajiban saya mencarikan momen seperti ini untuk anak-anak. Ini adalah tempat anak-anak membangun kepercayaan diri dan akan bermanfaat bagi mereka ke depannya,” lanjutnya.

Menurutnya, marching band bukan hanya tentang kemampuan bermusik dan tampil di depan publik, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk karakter dan rasa tanggung jawab para siswa.

“Anak-anak saya percaya karena di marching band mereka dilatih bertanggung jawab. Kalau tampil, mereka harus menyelesaikan tanggung jawab tersebut. Penampilan mereka all out dan membanggakan orang tua, sekolah dan Kabupaten Pangkep,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Bupati Pangkep yang menilai Marching Band GSPH SMP Negeri 1 Pangkajene telah menjadi salah satu kebanggaan daerah melalui penampilan mereka dalam kegiatan berskala nasional tersebut.

“Marching band SMP Negeri 1 Pangkep adalah marching band yang mampu membanggakan Kabupaten Pangkep. Mereka sudah menampilkan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Bupati Pangkep.

“Mereka disaksikan oleh seluruh perwakilan rakyat Indonesia, di mana peserta MTQ berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” sambungnya.

Penampilan tersebut menjadi golden moment bagi para personel GSPH untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri di panggung nasional. Momen itu sekaligus menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah dan Kabupaten Pangkep. (Nad)