PANGKEP – Semangat pembinaan usia dini di cabang olahraga sepak bola terus membara di Kabupaten Pangkep. Salah satunya ditunjukkan oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) Sipakarennu, yang hingga kini aktif bergerak sebagai wadah bagi talenta-talenta muda lokal untuk mengasah kemampuan di lapangan hijau.

Saat ini, SSB Sipakarennu fokus membina dua kategori kelompok umur, yakni:

Kelompok Usia 6–10 Tahun: Fokus pada pengenalan teknik dasar dan kegembiraan bermain bola.

Kelompok Usia 11–15 Tahun: Fokus pada pemantapan taktik, fisik, dan persiapan mental kompetisi.

Meski fokus pada pembinaan, SSB Sipakarennu bukan pemain baru dalam urusan prestasi. Kerja keras para pemain muda ini telah membuahkan hasil manis dengan berbagai trofi yang berhasil diraih, baik di turnamen antar-SSB tingkat Kabupaten Pangkep maupun di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin duet pelatih, Coach Taufik dan Coach Pandu. Keduanya dikenal sangat disiplin namun tetap memberikan pendekatan yang humanis kepada anak-anak didik mereka.

Ditemui di sela-sela latihan, Coach Taufik dan Coach Pandu menyampaikan harapan besar mereka untuk masa depan sekolah sepak bola ini. Mereka tidak ingin prestasi berhenti di level regional saja.

“Harapan kami ke depan, SSB Sipakarennu bisa menjadi kawah candradimuka bagi atlet sepak bola profesional. Kami ingin anak-anak binaan kami nantinya tidak hanya mengharumkan nama daerah, tapi juga mampu menembus dan bersaing di level nasional, bahkan membela Timnas, dan kami mengajak orang tua yang anaknya suka sepak bola untuk bergabung di SSB Sipakarennu ” ujar mereka kompak.

Dengan pembinaan yang terstruktur dan dukungan dari orang tua siswa, SSB Sipakarennu optimis dapat terus melahirkan “mutiara” dari Pangkep yang siap bersinar di kancah sepak bola Indonesia. (Red)