PANGKEP — Ketika Jumat tiba, suasana di UPT SDN 27 Tonasa terasa berbeda. Di tengah kesibukan pembelajaran, para siswa diajak sejenak menenangkan hati, mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius melalui kegiatan Jumat Religi yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam membangun karakter peserta didik agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, sikap disiplin, kepedulian, dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Dengan penuh kebersamaan, 118 siswa UPT SDN 27 Tonasa mengikuti kegiatan Jumat Religi yang menjadi ruang pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Bagi sekolah, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di ruang kelas, tetapi perlu dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Kepala UPT SDN 27 Tonasa, M. Darwis, S.Pd., menempatkan kegiatan Jumat Religi sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar nilai dan prestasi, tetapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang berakhlak, santun, bertanggung jawab, serta mampu menghargai sesama.

“Jumat menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai religius kepada anak-anak melalui pembiasaan. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik,” demikian semangat yang menjadi landasan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menanam Kebaikan Sejak Bangku Sekolah

Jumat Religi bukan sekadar rutinitas mingguan. Di balik kegiatan tersebut terdapat harapan besar agar nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sejak dini dapat tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan siswa.

Sekolah menjadi tempat bertemunya ilmu pengetahuan dan pembentukan kepribadian. Karena itu, pembiasaan keagamaan diharapkan mampu menjadi fondasi bagi siswa dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Sebanyak 15 guru turut menjadi bagian dari lingkungan pendidikan di UPT SDN 27 Tonasa, terdiri atas 4 PNS, 6 PPPK/P3K, dan 5 guru sukarela. Kebersamaan seluruh tenaga pendidik menjadi kekuatan penting dalam mendampingi 118 siswa mengikuti berbagai program pembentukan karakter di sekolah.

Jumat Religi pun menjadi sebuah pesan sederhana: bahwa ilmu akan semakin bermakna ketika berjalan beriringan dengan iman dan akhlak.

Di UPT SDN 27 Tonasa, setiap Jumat bukan hanya tentang pergantian hari dalam kalender sekolah. Ia menjadi ruang untuk menundukkan hati, mengingat nilai-nilai kebaikan, dan menyemai harapan.

Dari doa-doa yang dilantunkan, dari nasihat yang disampaikan, dan dari kebiasaan baik yang terus diulang, sekolah sedang menanam benih karakter. Kelak, benih itu diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan mampu memberi cahaya bagi lingkungan sekitarnya.

(M.Darwis  S.Pd Kepsek SDN 27 Tonasa)