PANGKEP CERDAS — Suasana khidmat dan penuh nuansa religius menyelimuti TK Idhata Gellengge, Rabu (9/9/2026), saat keluarga besar sekolah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum penting untuk mengenalkan sosok dan keteladanan Rasulullah SAW kepada anak-anak sejak usia dini. Lebih dari sekadar peringatan keagamaan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Nurul Haq, S.Pi. Kehadiran pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep memberikan makna tersendiri bagi keluarga besar TK Idhata Gellengge.

Kepala TK Idhata Gellengge, Nuraeni, S.Pd, bersama guru dan seluruh peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Sebanyak 34 peserta didik hadir dalam kegiatan tersebut, didampingi seorang guru, Sabrina, S.Pd.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya dipandang sebagai agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran spiritual dan pembentukan karakter bagi anak-anak.
Melalui pengenalan kisah kehidupan Rasulullah SAW, para peserta didik diajak memahami nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kasih sayang, kesabaran, sopan santun, kepedulian, serta menghormati orang tua dan sesama.
Di usia yang masih belia, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi benih karakter yang terus tumbuh seiring perkembangan anak. Pendidikan, sejatinya, tidak hanya berbicara tentang kemampuan membaca, menulis dan berhitung, tetapi juga bagaimana membentuk hati, sikap dan akhlak peserta didik.
Kepala TK Idhata Gellengge, Nuraeni, S.Pd, menempatkan momentum Maulid Nabi sebagai salah satu kesempatan untuk memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk membiasakan diri berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, serta senantiasa berbuat baik kepada sesama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di TK Idhata Gellengge sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan proses panjang dan keteladanan yang dilakukan secara konsisten.
Dari ruang-ruang pendidikan anak usia dini, nilai-nilai luhur ditanamkan sebagai bekal untuk membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian dan akhlak yang baik.
Dengan semangat “Meneladani Rasulullah, Menumbuhkan Generasi Berakhlak Mulia”, keluarga besar TK Idhata Gellengge berharap peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
Lebih dari itu, kecintaan kepada Rasulullah SAW diharapkan tumbuh dalam hati setiap peserta didik dan tercermin melalui perilaku sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, dari anak-anak yang sejak dini belajar mencintai dan meneladani Rasulullah SAW, tumbuh harapan akan lahirnya generasi yang cerdas dalam berpikir, santun dalam bertutur, lembut dalam bersikap, dan mulia dalam akhlak. (Red)

Tinggalkan Balasan