Pangkep — Peresmian perpustakaan ramah anak dipusatkan di SDN 3 Tonasa pada Kamis (30/4/2026), menjadi langkah nyata dalam mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan ini sekaligus meresmikan sejumlah perpustakaan ramah anak lainnya di wilayah tersebut.
Adapun sekolah yang turut diresmikan perpustakaan ramah anaknya yakni SDN 27 Tonasa, SDN 29 Tonasa, SDN 5 Padangtangalau, dan SDN 16 Senggerang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Abbas Hasan, AP., MM, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Syamsir Palisuri Sua, SE., MM, para kepala sekolah, Lurah Tonasa, pengawas Kecamatan Balocci, serta pengelola perpustakaan SDN 3 Tonasa, Kusuma Dewi, S.Pd.
Dalam sambutannya, Abbas Hasan menegaskan pentingnya keberadaan perpustakaan di sekolah sebagai pusat transformasi ilmu pengetahuan. Ia mengibaratkan perpustakaan seperti mata uang yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan pendidikan.
“Sekolah tanpa perpustakaan ibarat kehilangan sumber utama transformasi ilmu. Peradaban tidak akan berkembang tanpa pengetahuan. Perpustakaan adalah pusat literasi yang menjadi fondasi kemajuan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 3 Tonasa menyampaikan bahwa perpustakaan ramah anak diharapkan mampu menjadi ruang yang menyenangkan bagi siswa, sehingga mendorong minat baca sejak dini.
“Perpustakaan ini dirancang agar anak-anak merasa nyaman dan tertarik untuk datang, sehingga budaya literasi dapat tumbuh secara alami di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Senada dengan itu, perwakilan Dinas Pendidikan, Syamsir, menyebutkan bahwa kehadiran perpustakaan ramah anak diyakini akan membawa perubahan besar, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru dan orang tua dalam mendukung peningkatan literasi.
“Perpustakaan ramah anak akan menjadi motor penggerak peningkatan literasi yang melibatkan seluruh elemen pendidikan,” katanya.
Peresmian ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya membaca dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, khususnya di wilayah Tonasa dan sekitarnya.(Red)

Tinggalkan Balasan