MAKASSAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Reni Febriani, siswi SMP Negeri 1 Labakkang, berhasil meraih Juara I Lomba Pidato Kelas Berbahasa Makassar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, bertempat di Hotel Novotel Makassar, Kota Makassar.

Keberhasilan Reni bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan. Lebih dari itu, prestasi ini menjadi bukti bahwa bahasa daerah tetap memiliki tempat istimewa di hati generasi muda, di tengah derasnya arus perkembangan zaman.
Melalui kemampuan berpidato menggunakan bahasa Makassar, Reni menunjukkan bahwa bahasa ibu bukan hanya warisan masa lalu, melainkan identitas budaya yang harus terus dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Di atas panggung festival, kata-kata yang terucap dalam bahasa daerah menjadi simbol kecintaan terhadap akar budaya. Suara seorang pelajar muda itu seolah mengingatkan bahwa kemajuan pendidikan tidak harus membuat generasi muda melupakan jati dirinya.
Festival Tunas Bahasa Ibu sendiri menjadi ruang penting bagi peserta didik untuk mengembangkan kecintaan terhadap bahasa daerah sekaligus menumbuhkan keberanian, kreativitas, dan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Capaian Reni Febriani tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Labakkang serta masyarakat Kabupaten Pangkep. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berani tampil, dan mengembangkan potensi diri tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya leluhur.
Sebab, bahasa ibu bukan sekadar rangkaian kata yang diwariskan, tetapi napas kebudayaan dan identitas sebuah generasi.
Ketika anak-anak muda masih bangga menuturkannya, di situlah warisan leluhur tetap hidup dan masa depan budaya menemukan harapannya.(Red)

Tinggalkan Balasan