PANGKEP — Enam siswa Ekstrakurikuler Jurnalistik SMP Negeri 1 Pangkajene berburu momen terbaik di balik pelaksanaan penutupan MTQ Korpri Nasional VIII di Alun-Alun Citra Mas Pangkep, Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Tak sekadar mengambil foto dan video, para siswa bahkan mendapat kesempatan mewawancarai sejumlah pejabat nasional dan daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Tim Ekskul Jurnalistik SMP Negeri 1 Pangkajene ini dipimpin langsung oleh Instruktur Ekskul Jurnalistik, Sukma Paramita, bersama Ketua Ekskul Jurnalistik Nurfadillah. Tim tersebut terdiri dari Nur Awaliah Mansyur, Nadiyah Putri Ruslan, Nisrha Ayunda Pratiwidari dari kelas IX St. Ramlah, serta Arfan Pratama dan Mufidah dari kelas Mutmainnah.
Dalam peliputan tersebut, para siswa berhasil melakukan wawancara dengan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta mengabadikan momen Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dari jarak dekat.
Bagi para siswa, pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang luar biasa. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memasuki area dengan akses terbatas yang diperuntukkan bagi pihak tertentu dan pewarta, di tengah ketatnya pengamanan serta padatnya kehadiran peserta dan tamu undangan.

Kesempatan berada di barisan depan membuat para siswa dapat mengambil gambar dan video dengan lebih leluasa tanpa harus berdesakan dengan ribuan orang. Namun, ketika berusaha mendapatkan gambar Sherly Tjoanda dari jarak sangat dekat, mereka akhirnya harus berdesakan bersama para pewarta profesional yang juga tengah memburu momen terbaik.
“Ini adalah hal luar biasa dalam hidup kami. Kami punya kesempatan untuk melihat langsung, mengambil gambar dan bahkan mewawancarai pejabat yang biasanya hanya kami lihat melalui televisi atau media sosial,” ungkap salah seorang siswa.
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pembelajaran nyata bagi anggota Ekskul Jurnalistik. Mereka dituntut untuk peka melihat momentum, bergerak cepat, mengambil gambar, merekam video hingga berani melakukan wawancara dengan narasumber di tengah suasana kegiatan berskala nasional.

Kepala SMP Negeri 1 Pangkajene mengaku bangga dengan apa yang dilakukan para siswa tersebut. Ia percaya anggota Ekskul Jurnalistik telah melakukan pekerjaan yang selama ini banyak dilakukan oleh jurnalis profesional.
“Saya percaya anak jurnalistik melakukan pekerjaan hebat yang biasanya dilakukan jurnalis profesional. Di usia mereka ini, kesempatan emas seperti ini mereka bisa dapatkan dengan mudah. Bahkan akses untuk bisa berada di barisan depan bersama pewarta profesional lainnya sangat mudah,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun Ekskul Jurnalistik SMP Negeri 1 Pangkajene belum terlalu dikenal luas, pekerjaan para siswa di balik layar sesungguhnya sangat luar biasa. Mereka mendapatkan pengalaman langsung yang dapat membentuk keberanian, kepercayaan diri dan kemampuan jurnalistik sejak usia sekolah.
“Meski Ekskul Jurnalistik SMP Negeri 1 Pangkajene tidak terlalu dikenal, pekerjaan mereka di balik layar sungguh sangat luar biasa. Saya yakin anak-anak yang ikut ekskul ini sangat menikmati dan berbangga bisa melakukan wawancara dengan seorang Menteri, yaitu Menteri Agama,” katanya.
Bagi keenam siswa tersebut, penutupan MTQ Korpri Nasional VIII bukan hanya sebuah kegiatan yang mereka liput. Momentum itu menjadi pengalaman berharga ketika mereka untuk pertama kalinya merasakan langsung bagaimana berada di lapangan, memburu berita dan momen, serta bekerja berdampingan dengan para pewarta profesional dalam sebuah kegiatan nasional. (Nam,Nap)

Tinggalkan Balasan