PANGKEP – Kabar menggembirakan datang bagi dunia pendidikan di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkep. Kepala SMPN 13 Satap Liukang Kalmas, Imamsyah, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Madrasah Aliyah Al-Irtiqo’ Malang, Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu sekolah bertaraf internasional di Kota Malang.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membuka akses pendidikan lanjutan bagi para lulusan SMPN 13 Satap Liukang Kalmas, khususnya bagi siswa yang berasal dari wilayah kepulauan.

Imamsyah menjelaskan bahwa penandatanganan MoU itu bertujuan untuk memberikan kesempatan beasiswa kepada siswa-siswi lulusan SMPN 13 Satap Liukang Kalmas yang ingin melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Al-Irtiqo’ Malang.

“Kerja sama ini bertujuan membuka akses beasiswa bagi lulusan kami agar bisa melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut. Ini tentu menjadi kabar baik bagi anak-anak kepulauan, khususnya di Pulau Sabaru,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran program tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan memperluas cita-cita mereka hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

Ia juga menambahkan bahwa anak-anak di daerah kepulauan memiliki potensi besar yang perlu mendapat dukungan dan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan berkualitas.

“Anak-anak kita memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan adanya akses seperti ini, mereka memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan potensi akademik maupun karakter mereka,” tambahnya.

Kerja sama ini pun disambut positif oleh masyarakat dan para orang tua siswa yang berharap program tersebut dapat menjadi jembatan bagi generasi muda kepulauan untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi dan masa depan yang lebih cerah.(Liputan Imamsyah)