PANGKEP – Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Liukang Kalmas kembali menunjukkan nilai solidaritas dan kekeluargaan yang tinggi. Pada Selasa (7/1/2026), pengurus PGRI menyerahkan dana santunan duka atas berpulangnya salah satu guru senior terbaik, almarhum H. Mustamin.

Prosesi penyerahan bantuan dimulai dengan penyerahan dana dari Bendahara PGRI kepada Ketua PGRI Kecamatan Liukang Kalmas, yang kemudian diteruskan langsung oleh jajaran pengurus inti kepada istri almarhum di pulau Kalukalukuang.

Kehilangan Sosok Pendidik Teladan

Ketua PGRI Kecamatan Liukang Kalmas, Ria Karyanti, S.Pd., M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Menurutnya, sosok H. Mustamin bukan sekadar rekan kerja, melainkan inspirasi bagi para guru di wilayah kepulauan.

“Kami sangat kehilangan. Beliau adalah sosok pendidik teladan yang memiliki dedikasi sangat tinggi dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah kepulauan Kalmas,” ujar Ria Karyanti dengan nada haru.

Dedikasi Tanpa Batas

Selama masa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai guru yang gigih meski harus menghadapi tantangan geografis di wilayah kepulauan. Santunan yang diberikan merupakan bentuk penghormatan terakhir dan upaya meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Mewakili keluarga besar PGRI, kami mendoakan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Semangat pengabdian beliau akan selalu kami kenang,” tutupnya.

Aksi ini menegaskan komitmen PGRI Liukang Kalmas untuk terus menjaga erat tali silaturahmi dan kepedulian antar sesama anggota, terutama bagi mereka yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan di pelosok daerah. (Red)