PANGKEP – Dalam upaya memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan, PAUD Kelompok Bermain (KB) Ananda menggelar kunjungan edukasi ke Geological Information Center (GIC) Maros-Pangkep pada Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan didampingi langsung oleh guru dan orang tua murid. Kehadiran orang tua dalam rombongan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pembelajaran di luar kelas.

Marini Pebriani, S.Pd., selaku Kepala Sekolah KB Ananda sekaligus Guru dan Ketua Forum di Kecamatan Minasatene, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan implementasi nyata dari Kurikulum Merdeka. Menurutnya, berinteraksi langsung dengan objek geologi jauh lebih efektif bagi anak usia dini dibandingkan hanya mendengar cerita di kelas.

“Kunjungan ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan siswa tentang bumi, fosil, dan mineral secara nyata. Kami ingin meningkatkan minat belajar mereka lewat pengalaman langsung, melatih berpikir kritis sejak dini, serta menumbuhkan kecintaan pada alam dan warisan budaya Indonesia,” ungkap Marini.

GIC Maros-Pangkep sendiri merupakan destinasi wisata edukasi kelas dunia yang berada di bawah naungan UNESCO Global Geopark. Tempat ini berfungsi sebagai pusat informasi mengenai keunikan geologi, sejarah bumi, hingga keanekaragaman hayati dan budaya kawasan karst Maros-Pangkep.

Selama kunjungan, para siswa nampak antusias melihat berbagai fasilitas edukasi, di antaranya:

Replika Fosil Purba: Memberikan gambaran kehidupan masa lalu di Sulawesi. Zona Tematik Sejarah Geologi: Menjelaskan proses terbentuknya daratan Sulawesi. Mitigasi Bencana: Memberikan pemahaman dini tentang keselamatan alam.

Sejarah Kehidupan & Geopark: Memperkenalkan kekayaan luar biasa yang dimiliki wilayah Maros-Pangkep kepada generasi penerus.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa PAUD KB Ananda tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan baru, tetapi juga memiliki rasa bangga terhadap kekayaan alam daerahnya yang telah diakui oleh dunia. (Red)