MAKASSAR – Pengurus Pusat Himpunan Permatahati Indonesia (HPI) menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan agenda pembagian Wakaf Al-Qur’an dan bantuan kepada kaum dhuafa.

Kegiatan sosial yang menjadi program unggulan organisasi ini rencananya akan difokuskan di Kabupaten Pangkep pada Jumat, 6 Februari 2026 mendatang.

Rapat strategis tersebut dihadiri langsung oleh jajaran petinggi organisasi, di antaranya H. Andi Tobo (Dewan Pembina HPI), Ryani Sahmar (Ketua HPI Pusat), Aco M. Paranrangi (Sekretaris Umum), Mustaman Wahyu (Wakil Ketua)
Serta jajaran pengurus inti HPI Pusat lainnya.

Dalam arahannya, Dewan Pembina HPI Pusat, H. Andi Tobo, memberikan penekanan khusus pada aspek mentalitas pengurus. Ia mengingatkan bahwa mengelola organisasi sebesar HPI membutuhkan dedikasi yang tulus.

“Organisasi sebesar ini memerlukan keikhlasan dalam bekerja. Dalam memberikan bantuan kepada sesama, kita harus mengedepankan ketulusan serta membangun kepercayaan (trust), baik di antara sesama anggota maupun kepada para donatur yang telah memercayakan sasarannya melalui kita,” ujar H. Andi Tobo.

Sementara itu, Ketua HPI Pusat, Ryani Sahmar, menjelaskan bahwa teknis penyaluran wakaf kali ini akan menyasar titik-titik krusial di wilayah Kabupaten Pangkep. Menurutnya, persiapan telah dilakukan secara mendetail agar bantuan tepat sasaran.

“Kegiatan berbagi wakaf dan Al-Qur’an ini akan kami fokuskan di Kabupaten Pangkep. Berdasarkan pemetaan tim, distribusi akan tersebar secara merata di tiga kecamatan,” ungkap Ryani.

Langkah ini diambil untuk memastikan kehadiran HPI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sebagai bentuk syiar Islam melalui penyediaan Al-Qur’an yang layak bagi kaum dhuafa.(Red)