Pangkep Cerdas- Pada masa Nabi Muhammad ﷺ, zakat telah ditetapkan sebagai kewajiban yang menyatu dengan shalat. Namun, tidak semua orang menerimanya dengan lapang dada. Al-Qur’an mencatat adanya kelompok yang membenci, mencela, atau enggan menunaikan zakat. Mereka bukan secara terbuka keluar dari Islam pada masa Nabi, tetapi menunjukkan sikap penolakan secara batin maupun perilaku.
1. Kaum Munafik
Kelompok yang paling jelas membenci zakat adalah kaum munafik di Madinah. Mereka mempersoalkan pembagian zakat dan mencela Nabi ﷺ ketika tidak mendapat bagian sesuai keinginan mereka.
QS. At-Taubah: 58
“Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (pembagian) zakat; jika mereka diberi sebagian darinya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebagian darinya, tiba-tiba mereka marah.”
Ayat ini menunjukkan bahwa kebencian mereka bukan karena prinsip keagamaan, tetapi karena kepentingan pribadi.
2. Orang-Orang yang Enggan dan Kikir
Ada pula orang yang beriman secara lahiriah tetapi berat mengeluarkan zakat karena sifat bakhil (kikir).
QS. At-Taubah: 54
“…dan mereka tidak menafkahkan (harta mereka) melainkan dengan rasa enggan…”
QS. At-Taubah: 34–35
“…orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka azab yang pedih…”
Ayat ini menjadi ancaman keras bagi orang yang menahan hak zakat.
3. Peringatan Nabi ﷺ
Rasulullah ﷺ juga menegaskan ancaman bagi orang yang enggan membayar zakat.
“Barang siapa yang diberi oleh Allah harta lalu ia tidak menunaikan zakatnya, maka hartanya itu akan dijadikan baginya seekor ular berbisa pada hari kiamat…” (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa kebencian atau kelalaian terhadap zakat membawa konsekuensi berat di akhirat.
Pada zaman Nabi Muhammad ﷺ, kelompok pembenci zakat terutama berasal dari kaum munafik dan orang-orang yang kikir serta lemah imannya. Mereka mencela distribusi zakat atau menunaikannya dengan terpaksa. Al-Qur’an Surah At-Taubah menjadi dalil utama yang menjelaskan fenomena ini, sekaligus menjadi peringatan keras agar umat Islam tidak bersikap demikian.(**)

Tinggalkan Balasan